Bapak ibu semua, pernahkah anda dulu ditanya anak-anak kita :"Untuk apa saya sekolah?"
Ada yang menjawab : biar pinter mas. Kalau sudah pinter nanti kamu bisa dapat kerjaan yang enak, di tempat yang sejuk, gaji melimpah. Ada yang njawab : biar dapat kerjaan yang bagus nduk. Gajinya gede dan di tempat yang empuk. oh oh oh begitu kira - kira diantara sample jawaban yang keluar dari orang tua. Trus ada yang bilang lah apa salah jawaban saya ini?
Tidah salah bapak ibu, cuma kalau nantinya setelah lulus sekolah tidak segera terwujud keinginannya tersebut, jadilah sesuatu yang menyakitkan. Bagaimana kelanjutannya jika akhirnya yang tersedia 'hanya' lapangan kerja kasar dan serabutan? Malu dong anak mama yang sarjana ini cuma kerja serabutan, kerja kasar...
Makanya bapak ibu marilah kita sebagai orang tua memberikan gambaran dan memposisikan 'sekolah' secara proporsional. Tidak ada rumus yang mengatakan jika sekolahnya sarjana mesti kerjanya enak, gaji gede, dan mesti berdasi. Memang nasib seseorang berbeda-beda. Meski sekolah di tempat favorit belum tentu kerja di tempat yang favorit.
Sekolah adalah untuk menuntut ilmu.
Sekolah untuk mendewasakan seseorang.
Sekolah untuk membuka pola fikir dan wawasan seseorang.
Jangan salah pasang niat kita sebagai orang tua untuk anak-anak kita.
Sekolah adalah untuk menuntut ilmu.
Sekolah untuk mendewasakan seseorang.
Sekolah untuk membuka pola fikir dan wawasan seseorang.
Jangan salah pasang niat kita sebagai orang tua untuk anak-anak kita.
No comments:
Post a Comment